truk logistik

Ketahui 5+ Jenis Truk Logistik Ini untuk Pengiriman Barang

Armada truk menjadi salah satu perlengkapan yang tidak bisa terlepas dari sektor bisnis. Terutama jika bisnis dalam bidang logistik yang mengharuskan pengiriman ke luar kota hingga luar pulau. Berbicara tentang hal ini, Anda harus tahu ternyata ada banyak sekali jenis truk logistik yang umum digunakan.

Truk-truk tersebut menjadi pilihan karena mempunyai daya tampung yang besar dan banyak. Sehingga, proses pengiriman bisa lancar dan tidak perlu membutuhkan banyak waktu karena sekali angkut bisa ratusan barang sekaligus. Adapun berikut adalah beberapa jenis truk dan penjelasan lengkapnya!

5+ Jenis Truk Logistik yang Paling Umum Digunakan

Truk merupakan kendaraan yang berfungsi untuk mengangkut atau membawa barang dalam jumlah besar. Berbeda dengan jenis mobil lain, di mana truk pasti mempunyai tenaga yang lebih besar dan memakai mesin diesel. Karena itu, berikut beberapa jenis truk dan kapasitasnya yang umum ada di bisnis pengiriman:

1. Truk Box CDE (Colt Diesel Engkel)

Truk Box CDE seringkali disebut sebagai truk engkel. Kelebihan utamanya, yakni memiliki ukuran yang lebih besar. Namun, jumlah sumbu rodanya sama, yakni 2 roda di bagian depan dan 2 roda di bagian belakang. Truk jenis ini memiliki kapasitas yang sangat banyak.

Bahkan, kendaraan ini mampu membawa muatan 2 kali lebih banyak daripada truk pada umumnya, yakni mencapai 5 ton. Lewat Truk Box CDE, paket berukuran besar bisa langsung terangkut. Terlebih ada 6 kubikasi CBM yang berfungsi menjadi penampung barang dalam jumlah dan kapasitas besar.

Perlu Anda ketahui bahwa, Truk Box CDE termasuk salah satu dari jenis-jenis truk canter yang paling laris di pasaran. Sebab, kualitas kendaraan ini begitu mumpuni untuk menunjang bisnis
logistik. Tak tanggung-tanggung, pemilik bisnis bisa mempersingkat waktu pengiriman dan tidak perlu bolak-balik mengambil paket.

Baca Juga: 9 Komoditas Ekspor Indonesia Terlaris, dari Karet hingga Emas!

2. Truk Tronton

Salah satu truk yang tak kalah favorit adalah jenis tronton. Mungkin Anda pun sudah tak asing dengan model dan bentuknya, mengingat di jalanan sangat banyak yang beroperasi. Tronton memiliki kapasitas muatan hingga 10 ton lebih. Hal tersebut didukung dengan adanya 3 sumbu roda yang dimilikinya.

1 ada di depan dan 2 sumbu roda ada di belakang. Sementara untuk bannya sendiri berjumlah 10 buah, yakni 2 buah di bagian depan dan 8 di bagian belakang. Setidaknya ada 30 CBM barang yang mampu diangkut oleh truk tronton ini. Meski kualitasnya bagus, harga truk tronton lebih murah daripada yang lain.

3. Truk Wingbox

Memiliki tingkat efisiensi yang tinggi membuat wingbox juga menjadi favorit para pemilik bisnis, terutama di bidang logistik. Model dan bentuk truk ini sangat mirip dengan tronton, hanya saja ketika memuat barang maka proses bongkar pasangnya jauh lebih cepat dan mudah.

Hal tersebut terjadi karena truk wingbox memiliki 3 sisi yang berbeda untuk memudahkan pembongkaran. Sisi tersebut terletak di samping kanan kiri dan bisa terbuka secara bersamaan. Wingbox sendiri merupakan truk logistik yang mampu membawa barang sebanyak 10 ton atau 30 kubikasi/CBM.

Selain itu, kendaraan ini juga memiliki 3 sumbu dengan total 10 roda. Adapun konfigurasi rodanya ialah 2-4-4 dengan panjang maksimal 950 cm. Tentu saja, dengan kelebihan tersebut bisa meringankan pekerjaan Anda.

4. Truk Pick Up

Jenis truk berikutnya adalah Pick Up. Kendaraan ini bisa memiliki beberapa fungsi sekaligus, termasuk mengangkut barang logistik. Truk Pick Up terbagi menjadi dua, yakni bak terbuka dan bak
tertutup. Umumnya, berguna untuk kepentingan bisnis atau komersial.

Namun, ada pula beberapa individu yang memanfaatkan Pick Up untuk antar jemput orang atau tujuan lain. Sementara itu, rata-rata Pick Up memiliki volume maksimal 1 CBM dengan berat muatan 1.5 ton. Cukup kecil jika dimanfaatkan untuk bisnis logistik, namun tetap bermanfaat untuk pengiriman.

Masyarakat Indonesia banyak yang memiliki kendaraan ini meski tidak memiliki bisnis logistik. Ada 3 jenis mobil yang umum mereka miliki, yakni Gran Max, Pick Up I300, dan Carry. Pick Up I300 dan Carry berfungsi untuk mengantarkan barang dengan rute yang tidak terlalu jauh.

Sementara Gran Max berguna untuk mengirimkan barang atau paket dengan tujuan yang lebih jauh, namun harus terhindar dari air hujan dan sinar matahari. Meski masih dalam satu golongan,
fungsinya jenis pick up tersebut tetap berbeda. Karena harus sesuai dengan kondisi dan kapasitasnya.

5. Truk Box CDD (Double)

Truk Box CDD (Double) adalah jenis kendaraan yang tidak kalah berguna. Model truk ini sangat mirip dengan truk engkel. Hanya saja, jumlah rodanya berbeda. Kendaraan CDD (Double) menggunakan 4 roda dengan 2 sumbu. Masing-masing sumbu bagian roda belakang akan menopang 2 roda yang lainnya.

Karena memiliki jumlah roda yang cukup banyak, truk Box CDD (Double) mampu menampung hingga 6 ton barang dengan volume 12 CBM. Selain memiliki kekuatan yang besar, truk ini juga dapat Anda modifikasi menjadi truk CDD Long. Jadi, kendaraan ini mampu menambah beban muatan hingga 30 kubikasi.

Baca Juga: Apa Itu HS Code? Kegunaan dan Cara Bacanya (Update Terbaru)

6. Truk Fuso

Truk Fuso merupakan truk logistik yang memiliki bentuk sangat mirip dengan CDD. Ada satu hal yang membedakan antara keduanya, yakni kapasitasnya. Truk Fuso dapat menampung 7 sampai 8 ton barang dalam sekali angkut dengan volume mencapai 25 CBM.

Perusahaan otomotif yang menciptakan truk Fuso adalah Mitsubishi dengan kelas light dan medium. Banyak industri bahkan pabrik yang menggunakan jenis truk ini karena cukup efektif dan efisien. Keberadaan truk Fuso di Indonesia juga sangatlah banyak.

7. Truk Trailer

Jenis truk trailer menjadi kendaraan yang paling besar dari jenis-jenis yang lainnya. Dalam sekali muatan, truk ini mampu membawa barang 20 hingga 60 ton. Tentu saja, dalam industri logistik,
truk trailer akan sangat membantu proses pengiriman menjadi lebih singkat dan cepat.

Biasanya pemilik truk trailer adalah pabrik-pabrik besar yang sudah memiliki pangsa pasar hingga ke pelosok wilayah Indonesia. Maka dari itu, industri kecil belum menargetkannya sebagai
kendaraan pengiriman produknya. Di Indonesia ada beberapa jenis truk trailer, yakni berukuran 20 kaki dan 40 kaki.

Truk yang berukuran 20 kaki memiliki 4 hingga 5 sumbu roda. Sedangkan truk 40 kaki memiliki 6 sumbu roda. Besarnya truk tentu saja membutuhkan penopang yang kuat. Terbukti dari truk trailer yang memiliki 16 hingga 26 roda.

Baca Juga: Potensi Ekspor Kopi, Ini Ketentuan dan 10 Negara Tujuan Terbesar

Sudah Tahu Apa Saja Jenis Truk Logistik?

Demikianlah penjelasan tentang jenis truk logistik yang dapat membantu pekerjaan pengiriman. Jika Anda berminat untuk memiliki bisnis di bidang logistik, namun belum mampu memiliki truk
sendiri bisa mencoba layanan trucking domestik dari Star Express. Lakukan konsultasi gratis dengan mengunjungi website resminya!

Apa itu truk logistik?

Truk logistik adalah kendaraan yang digunakan dalam industri logistik untuk mengangkut dan mengirimkan barang dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Truk logistik merupakan salah satu sarana utama dalam rantai pasok untuk memastikan pengiriman barang yang efisien.

Apa pentingnya menggunakan truk logistik dalam pengiriman barang?

Penggunaan truk logistik penting dalam pengiriman barang karena truk memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam menjangkau berbagai lokasi, memungkinkan pengiriman door-to-door, serta mampu mengangkut berbagai jenis barang dengan kapasitas yang sesuai.

Apa perbedaan antara truk pengangkut dan truk pengiriman?

Truk pengangkut biasanya digunakan untuk mengangkut barang dalam jumlah besar dari satu tempat ke tempat lain, sedangkan truk pengiriman lebih fokus pada pengiriman barang dalam jumlah kecil atau pengiriman barang secara terjadwal.

Bagaimana memilih jenis truk logistik yang sesuai dengan kebutuhan pengiriman barang?

Memilih jenis truk logistik yang sesuai melibatkan pertimbangan seperti jenis barang, jumlah barang, kondisi pengiriman (misalnya, barang yang membutuhkan pendinginan), jarak pengiriman, serta pertimbangan biaya dan waktu pengiriman.

Apa faktor-faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam memilih truk logistik?

Faktor-faktor lain yang perlu dipertimbangkan dalam memilih truk logistik meliputi kebutuhan spesifik barang, persyaratan pengemasan dan penanganan, kemampuan truk untuk mengatasi rute dan kondisi jalan tertentu, serta ketersediaan dan keandalan penyedia jasa logistik.
Bagikan artikel ini:

Related Post

apa saja komoditas ekspor filipina

Apa Saja Komoditas Ekspor Filipina yang Potensial?

Penasaran apa saja komoditas ekspor Filipina yang juga bisa jadi peluang bisnis Anda? Ketahui jenis-jenis komoditas selengkapnya di sini!
permalink
Commercial Invoice Fungsi, Jenis, Komponen & Contohnya

Commercial Invoice: Fungsi, Jenis, Komponen & Contohnya

Invoice penting untuk melengkapi dokumen ekspor impor. Pastikan Anda mengetahui mengenai commercial invoice selengkapnya di sini!
permalink
Fungsi Bill of Lading (BL) dalam Ekspor Impor & Contohnya

Fungsi Bill of Lading (B/L) dalam Ekspor Impor & Contohnya

Bill of lading adalah dokumen penting yang wajib ada dalam setiap proses pengiriman barang dalam dan luar negeri melalui laut. Pahami disini!
permalink
Location icon

Kota Tangerang

Head Office

Jl. Marsekal Surya Dharma
Internasional Airport Soekarno Hatta
Hubungi Kami
arrow icon
Location icon

Bandara Soekarno - Hatta

Main Office

Gedung JPT I Room DO3 Area Kargo
Bandara Soekarno Hatta
Hubungi Kami
arrow icon
Location icon

Medan

Branch Office

Jl. Sempurna Ujung Komp. Nusa
Sempurna No. A9 Medan Indonesia
Hubungi Kami
arrow icon
Konsultasi Gratis