hs code dalam kegiatan export import

Apa Itu HS Code? Kegunaan dan Cara Bacanya (Update Terbaru)

Harmonized system code atau HS code adalah bagian penting untuk menjaga agar perdagangan internasional tetap teratur, hemat biaya, dan berjalan dengan lancar.

Kode ini berguna untuk mempermudah dalam menentukan kategori barang dalam perdagangan internasional.

Di artikel ini, Anda akan mengetahui tentang apa itu HS code, peran pentingnya dalam logistik ekspor dan impor, dan perubahan besar di tahun 2022 yang dapat mempengaruhi bisnis internasional Anda.

Apa itu HS Code?

HS code adalah sebuah metode pengelompokan barang ekspor dalam kategori tertentu menggunakan sistem numerik untuk mempermudah proses perdagangan ekspor impor. Kode tersebut berfungsi untuk mengidentifikasi produk ketika menilai bea dan pajak.

Karena banyak barang yang bergerak di seluruh dunia, penting untuk mengetahui apa itu dan bagaimana memisahkannya. Sehingga, otoritas bea cukai dapat dengan mudah mengidentifikasi barang dan menetapkan tarif yang benar.

Sederhananya, kode ini menggantikan katalog sebuah produk dengan kode yang disusun maksimal sebanyak 6 digit. Penggunaan kode ini juga merupakan penyamaan persepsi klasifikasi produk antar negara.

Misalnya, sebuah produk dengan nama susu di Indonesia, tetapi di Inggris menggunakan bahasa yang berbeda, yaitu milk. Oleh karena itu, kode-kode tersebut memudahkan penyebutan kategori setiap barang dalam perdagangan internasional.

Jadi, meskipun bahasa tiap negara berbeda, klasifikasi barang menggunakan kode tetap dapat dimengerti oleh tiap negara, karena adanya kode tersebut.

HS code ini telah disusun oleh World Customs Organization (WCO). HS code diperbarui dua kali setiap tahun dengan tinjauan yang lebih besar setiap lima tahun, untuk mencerminkan teknologi, tren, dan barang baru yang memasuki pasar global.

Melalui WCO, 211 negara termasuk UE menggunakan sistem HS code untuk mengklasifikasikan barang.

Indonesia sendiri juga telah menyetujui sistem klasifikasi perdagangan ekspor dan impor yang terdapat pada Keputusan Presiden No. 35 Tahun 1993. Penjelasan produk dan harga terdapat dalam Buku Tarif Indonesia Impor (BTMI)

Baca juga: Ketentuan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah yang Perlu Anda Tahu

Bentuk dan Cara Membaca HS Code

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, HS code menggunakan 6 digit sebagai pengkodean produk secara internasional. Di Indonesia sendiri, saat ini menggunakan 8 digit kode mengikuti peraturan negara ASEAN.

Dalam praktiknya, 6 digit HS code mewakili bab, pos, dan sub pos yang bersama-sama mendefinisikan barang yang diimpor ekspor. Berikut adalah contoh perusahaan yang mengirimkan kaca spion untuk kendaraan:

  • Dua digit pertama adalah bab, ini adalah kategorisasi luas dari barang Anda. Dalam kasus ini adalah gelas dan barang pecah belah (Bab 70).
  • Dua digit kedua adalah pos yang mendefinisikan bab utama. Dalam hal ini, membutuhkan subpos cermin kaca (09).
  • Dua digit terakhir adalah subpos yang menawarkan lapisan klarifikasi terakhir. Contohnya kaca, ada subpos khusus untuk kaca spion pada kendaraan yang menandakan dua digit terakhir (10).

Perlu diingat, ada dua digit tambahan akhir kode jika produk merupakan ekspor dari ASEAN, termasuk Indonesia.

Semua komponen menjadi sebuah kode: 7009.10. Terkadang, subpos tidak diperlukan. Dalam kasus ini, dua digit terakhir adalah 00.

Pentingnya HS Code untuk Pengiriman Logistik Ekspor dan Impor

HS code sangat penting diketahui untuk Anda para pebisnis ekspor dan impor, karena memiliki beberapa manfaat dalam perdagangan internasional. Berikut ini adalah manfaat dari HS code yang perlu Anda ketahui:

1. Penentuan Pajak Sesuai dengan Barang yang Diekspor dan Diimpor

Setiap barang impor yang masuk pastinya memiliki kualitas tertentu yang akan menyesuaikan dengan permintaan dan anggaran yang ada.

Sehingga, setiap kategori barang diklasifikasikan dengan menggunakan kode yang nantinya digunakan untuk menentukan tarif pajak yang sesuai dengan masing-masing kategori.

Baca juga: Cara Menerima Paket dari Luar Negeri, Apakah Penerima Bayar?

2. Penentu Kualitas Barang Sesuai Legitimasi Pemerintah

HS code memiliki fungsi untuk mengidentifikasi kualitas suatu barang sekaligus sebagai bentuk legalitas bagi eksportir dan importir. Legalitas ini dimaksudkan untuk menjaga kualitas barang yang diekspor maupun diimpor.

3. Terhindar dari Regulasi

Pemberian kode harus dilakukan secara benar oleh eksportir maupun importir. Jika terdapat kesalahan dalam menentukan kode, maka eksportir dan importir akan mendapatkan denda.

Perubahan Terbaru HS Code

Sejak didirikan pada tahun 1988, WCO telah memperbarui HS code setiap lima tahun sekali. Setiap perubahan, beberapa kode dihapus dan ada pula yang mengalami perubahan definisi, karena perluasan untuk memasukkan lebih banyak barang.

Perubahan dalam sistem HS code akan mulai berlaku di tingkat global pada tanggal 1 November dengan 211 negara menggabungkan pembaruan.

Penting bagi Anda untuk memahami bagaimana kode untuk barang Anda berubah, sehingga Anda dapat mematuhinya di tahun baru. Ada banyak perubahan dalam pembaruan terbaru, lebih dari 300 amandemen dengan 12% dari semua kode UE diatur terpengaruh dalam beberapa bentuk.

Informasi pentingnya, perubahan yang mulai dilakukan 1 November 2022, 6 digit HS code wajib untuk semua pengiriman dan jika tidak diterima, instruksi pengiriman akan ditolak.

Berikut ini adalah beberapa perubahan menonjol yang penting untuk diketahui:

  • Bab dan pos baru telah dibuat untuk memberikan peningkatan visibilitas untuk produk profil tinggi. Misalnya, kendaraan udara tak berawak (drone) dan smartphone.
  • Konfigurasi ulang telah dibuat untuk memberikan representasi yang lebih baik untuk teknologi baru.
    Sebagai contoh, di mana dulu printer 3D sulit untuk dikategorikan dan dapat ditempatkan di bawah banyak kode. Sekarang memiliki judul pos sendiri dengan subpos yang berbeda untuk bahan yang digunakan dalam percetakan.
  • Kemungkinan setelah pandemi Covid, ada pernyataan bahwa menunda penyebaran alat untuk diagnosis penyakit menular bisa memakan biaya.
    Akibatnya, perubahan telah dibuat untuk kit diagnostik semacam ini untuk diklasifikasikan lebih sederhana, yaitu untuk meningkatkan fokus pada kesehatan.

Baca juga: Cara Memulai Bisnis Ekspor Bagi Pemula

5 Langkah Mempersiapkan Perubahan HS Code

Setiap perubahan dalam pembaruan HS code, Anda dapat membacanya dalam ikhtisar WCO tentang amandemen di situs web mereka.

Perlu dicatat, bahwa meskipun 6 digit kode global telah diperbarui dan dipublikasikan. Perubahan pada 2-4 digit tambahan dari masing-masing negara akan dibagikan oleh masing-masing negara dan ini belum semuanya dipublikasikan.

Untuk mempersiapkan perubahan yang terjadi, Anda dapat memulai dengan cara berikut:

  • Kumpulkan kode yang Anda gunakan secara teratur, karena Anda akan menggunakan kode hingga saat ini.
  • Periksa apakah HS code Anda telah berubah melalui publikasi perubahan dari WCO.
  • Jika kode Anda telah dihapus, maka tangani dan pilih kode yang paling tepat untuk menggantikannya. Jika definisi kode Anda telah berubah, periksa apakah kode tersebut masih mencakup barang Anda secara akurat dan ubah jika perlu.
  • Tunggu kode tambahan diberikan oleh negara pengimpor Anda. Jika belum terjadi, tunggu kode tambahan dibagikan dan tambahkan ini ke kode Anda setelah dipublikasikan.
  • Kumpulkan semua data baru dan bagikan kode dengan spesialis bea cukai jika Anda menggunakan atau Anda dapat menyiapkan jika menangani sendiri prosesnya.

Sudah Paham Apa Itu HS Code?

Jadi, HS Code adalah kode klasifikasi barang ekspor impor yang penting untuk Anda ketahui. Jika Anda butuh bantuan untuk memproses ekspor dan impor barang, Anda bisa memakai jasa ekspor ataupun jasa impor dari Star Express Indonesia. Jasa ekspor impor yang terpercaya dan berpengalaman lebih dari 20 tahun.

Baca juga: Tips Memilih Jasa Ekspor Impor yang Profesional dan Berkualitas

Bagikan artikel ini:

Related Post

apa saja komoditas ekspor filipina

Apa Saja Komoditas Ekspor Filipina yang Potensial?

Penasaran apa saja komoditas ekspor Filipina yang juga bisa jadi peluang bisnis Anda? Ketahui jenis-jenis komoditas selengkapnya di sini!
permalink
Commercial Invoice Fungsi, Jenis, Komponen & Contohnya

Commercial Invoice: Fungsi, Jenis, Komponen & Contohnya

Invoice penting untuk melengkapi dokumen ekspor impor. Pastikan Anda mengetahui mengenai commercial invoice selengkapnya di sini!
permalink
Fungsi Bill of Lading (BL) dalam Ekspor Impor & Contohnya

Fungsi Bill of Lading (B/L) dalam Ekspor Impor & Contohnya

Bill of lading adalah dokumen penting yang wajib ada dalam setiap proses pengiriman barang dalam dan luar negeri melalui laut. Pahami disini!
permalink
Location icon

Kota Tangerang

Head Office

Jl. Marsekal Surya Dharma
Internasional Airport Soekarno Hatta
Hubungi Kami
arrow icon
Location icon

Bandara Soekarno - Hatta

Main Office

Gedung JPT I Room DO3 Area Kargo
Bandara Soekarno Hatta
Hubungi Kami
arrow icon
Location icon

Medan

Branch Office

Jl. Sempurna Ujung Komp. Nusa
Sempurna No. A9 Medan Indonesia
Hubungi Kami
arrow icon
Konsultasi Gratis