Import tanaman

Hal-Hal yang Perlu Diketahui Tentang Import Tanaman

Pernahkah Anda mendengar tentang import tanaman? Contohnya seperti bibit pohon buah khas negara lain. Biasanya, alasan import ini karena sebagian besar buah-buahan tersebut jika Anda import tidak akan bertahan lama dalam perjalanan ke Indonesia. Sehingga, akan lebih baik jika Anda mengimpor bibit tanamannya saja.

Sebab, Indonesia memiliki iklim yang berbeda dan setiap iklim cocok untuk jenis tanaman tertentu. Jika mendapat perawatan dengan baik, maka tanaman bisa berbuah dan terjual dengan harga murah di pasar lokal Indonesia. Namun, Anda hanya bisa mengimpor tanaman dengan memenuhi persyaratan di bawah ini!

Persyaratan Wajib Import Tanaman

Berikut adalah persyaratan dokumen yang wajib Anda penuhi bila ingin import tanaman sendiri tanpa bantuan pihak ketiga:

  • Nama lengkap dan alamat Anda sebagai pemohon.
  • Akta pendirian dan amandemennya.
  • Bentuk, jenis, dan jumlah tanaman yang akan diimpor.
  • Mencantumkan ruang lingkup kegiatan perorangan warga negara Indonesia atau badan hukum Indonesia yang bersangkutan.
  • Instansi negara asal yang mengirimkan benih.
  • Salinan KTP.
  • NPWP.
  • Siapkan proposal penelitian.
  • Sebutkan asal tempat benih tanaman tersebut .
  • Harap sertakan juga informasi tambahan tentang alasan mengimpor benih tanaman tersebut.

Alur Proses Permohonan Izin Import Benih Tanaman di Indonesia

Alur Proses Permohonan Izin Import Benih Tanaman di Indonesia

Sumber: Kementrian Pertanian RI

Setelah semua berkas lengkap, Anda tinggal mengurus izin import tanaman. Jika Anda masih pemula, Anda dapat mendaftar secara online, karena jauh lebih mudah dan praktis tentunya. Di bawah ini adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan izin impor melalui pendaftaran online:

  • Pertama buka link http://perizinan.pertanian.go.id/ dan pilih menu Benih Tanaman Hortikultura, lalu klik tombol Registrasi di bagian ujung kanan atas.
  • Isi kolom dengan data perusahaan Anda dan alamat email yang valid, sehingga Anda dapat mengambil kata sandi otomatis Anda, lalu klik Simpan.
  • Anda sekarang dapat masuk menggunakan nama pengguna yang telah Anda dapatkan sebelumnya.
  • Setelah masuk laman website, Anda dapat memilih apakah akan mengubah kata sandi atau tidak.
  • Pilih tombol Perusahaan dan klik Edit untuk mengisi data pribadi Anda sebagai pemohon.
  • Scan semua data pemohon secara lengkap yang telah Anda persiapkan sebelumnya.
  • Unggah semua file persyaratan administrasi yang telah Anda scan sesuai dokumen aslinya.
  • Kemudian, klik Submit untuk mengajukan permohonan perizinan impor dan tunggu proses selanjutnya.
  • Berikutnya, PPVTPP (Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian) akan memverifikasi kelengkapan dokumen yang Anda ajukan.
  • Selanjutnya, dokumen Anda akan diverifikasi lagi secara teknis oleh Direktorat Jenderal terkait impor tanaman.
  • Terakhir, pihak PPVTPP memberikan notifikasi kepada Anda, bahwa permohonan Anda telah selesai dan Anda mendapatkan izin untuk mengimpor tanaman dari luar negeri.

Prosedur Karantina Tanaman Impor

Prosedur Karantina Tanaman Impor

Sumber: Badan Karantina Pertanian

Sebelum proses pengiriman tanaman, tentunya tanaman tersebut perlu melalui proses karantina di negara asalnya dan setelah sampai di Indonesia juga akan kembali di karantina. Demi mencegah masuknya tanaman yang membawa organisme pengganggu dan hama penyakit tumbuhan ke Indonesia.

Nah, dalam proses karantina tanaman impor, Anda perlu memenuhi sejumlah persyaratan dan prosedur berikut ini:

  • Menyiapkan dokumen kelengkapan, seperti Sertifikat Kesehatan Tanaman dari negara asalnya (Phytosanitary Certificate, PC), Surat Izin Impor dari Menteri Pertanian, Keterangan PSAT, Dokumen Keamanan PSAT, dan lainnya.
  • Berikutnya, Anda perlu mengisi form Deklarasi Karantina Tumbuhan.
  • Selanjutnya, tanaman yang Anda impor wajib masuk melalui tempat yang telah ditetapkan.
  • Lalu, Anda perlu melaporkan dan menyerahkan tanaman beserta dokumen persyaratannya kepada pihak Karantina Tumbuhan.
  • Kemudian, pihak Karantina Tumbuhan akan melakukan tindakan kepada tanaman impor milik Anda tersebut.
  • Jika hasil pengamatan dari pihak Karantina Tumbuhan menyatakan aman, maka Anda boleh membawa pulang tanaman tersebut.

Kewajiban Tambahan Saat Import Tanaman dan Produknya

Kewajiban saat Anda memutuskan untuk melakukan import tanaman dan berbagai produk hasil tanaman tersebut ke Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Import Tanaman Benih dan bibit

Pemasukan benih dan/atau bibit tanaman memerlukan izin impor dari Menteri Pertanian di http://simpel.pertanian.go.id/, Peraturan Menteri Pertanian No. 15 Tahun 2017, serta Peraturan Menteri Pertanian No. 127 tahun 2014 tahun 2017.

2. Buah Segar dan Umbi-umbian

Impor buah-buahan segar dan umbi-umbian ke dalam wilayah negara Republik Indonesia, selain harus memenuhi prosedur Karantina Pertanian, juga harus memenuhi hal-hal sebagai berikut:

A. Melalui titik masuk yang ditentukan, yaitu:

  • Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya.
  • Pelabuhan Belawan di Medan.
  • Bandara Soekarno-Hatta Jakarta.
  • Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar.

B. Perlakuan berupa pendinginan, penyinaran dengan metil bromida, atau pengasapan sesuai Permentan, Kehutanan dan Perikanan No. 42 Tahun 2015.

3. Mebel Kayu

Berdasarkan Surat Keputusan Komisioner Badan Karantina Pertanian Nomor 870/Kpts/OT.050/K/Juni 2017 terhadap impor produk kayu berupa mebel full fabrikasi, tidak perlu dilakukan tindakan karantina. Karena tidak menjadi media pembawa Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

4. Impor Umbi Kentang Segar dari USA

Import tanaman berupa umbi kentang segar dari Amerika Serikat harus memenuhi ketentuan yang diatur dalam Protokol Kesehatan tentang Ekspor Kentang Segar dari Amerika Serikat. Kentang tersebut adalah bahan pangan siap konsumsi.

5. Import Tanaman Bahan Segar Asal Tumbuhan (PSAT)

Impor PSAT untuk siap edar di Indonesia harus memenuhi ketentuan keamanan PSAT, termasuk cemaran kimia dan biologi yang tidak melebihi batas maksimal.

Apa Rekomendasi Jasa Pengiriman Import Tanaman Terbaik?

Mengurus sendiri import tanaman bisa jadi sangat merepotkan, apalagi bagi Anda yang pemula. Oleh karena itu, kami sarankan Anda untuk menggunakan Jasa Impor Starexpress Indonesia untuk keperluan pengiriman tanaman impor dan berbagai barang lainnya.

Starexpress Indonesia adalah solusi terbaik yang dapat Anda temukan dalam memberikan pengalaman luar biasa perihal mengimpor tanaman dari luar negeri.

Karena berpengalaman dan ahli di bidang impor dan ekspor, dengan jaringan dan kolega di berbagai bidang yang terkait dengan dunia impor. Segera kunjungi website Starexpress Indonesia atau hubungi kontak Starexpress Indonesia untuk info selanjutnya.

Dengan pengalaman dan keahlian dalam jasa impor dan jasa ekspor, serta jaringan yang luas dengan kolega di berbagai bidang terkait, Star Express Indonesia siap membantu Anda dalam jasa impor dan ekspor. Segera kunjungi website Star Express Indonesia atau hubungi kontak Star Express Indonesia untuk informasi selanjutnya.

Apa fungsi utama karantina pertanian tanaman impor?

Karantina Pertanian menyediakan layanan operasional untuk karantina pertanian, mengawasi keselamatan tumbuhan dan fasilitas teknis, mengelola sistem informasi dan dokumentasi, dan memantau pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang pertanian dan perkebunan khususnya untuk tanaman impor.

Bagaimana cara mendapatkan sertifikat karantina tanaman?

Melalui aplikasi Pemeriksaan Kesehatan Tumbuhan (PPK) Online.

Berapa lama karantina tanaman impor?

Proses karantina berlangsung hingga 14 hari, tergantung produk tanaman impor dan metode pengujian yang petugas gunakan. Selain itu, apakah produk berbasis penilaian menimbulkan risiko penyebaran penyakit atau organisme pengiritasi tumbuhan atau tidak.

Bagaimana cara melakukan karantina tanaman?

Siapkan dokumen persyaratan dengan lengkap, isi formulir karantina, tanaman harus masuk di tempat yang telah ditentukan, serahkan tanaman Anda kepada pihak Karantina Tanaman, pihak Karantina Tanaman melakukan tindakan, pihak Karantina Tanaman memberikan hasil yang menunjukkan tanaman aman atau tidak, jika aman, tanaman bisa Anda bawa pulang.
Bagikan artikel ini:

Related Post

apakah impor utama negara malaysia

Apakah Produk Impor Utama Negara Malaysia dari Indonesia?

Meskipun sering terlibat dalam konflik antar negara, hubungan ekonomi antara Malaysia dan Indonesia terbilang kuat. Bahkan, Malaysia sendiri adalah trading partner Indonesia terbesar kedua setelah China. Namun, apakah negara impor utama negara
permalink
apa itu kuota impor

Apa Itu Kuota Impor? Ketahui Tujuan, Jenis, & Cara Kerjanya

ahukah Anda bahwa kuota impor dapat mendukung pertumbuhan industri dalam negeri dan mengurangi defisit negara. Yuk, ketahui apa itu kuota impor!
permalink
angka pengenal impor

Sudah Ganti ke NIB, Apakah Angka Pengenal Impor Berlaku?

Pemerintah membuat kebijakan baru dengan beralih ke NIB. Apakah angka pengenal impor masih bisa digunakan?
permalink
Location icon

Kota Tangerang

Head Office

Jl. Marsekal Surya Dharma
Internasional Airport Soekarno Hatta
Hubungi Kami
arrow icon
Location icon

Bandara Soekarno - Hatta

Main Office

Gedung JPT I Room DO3 Area Kargo
Bandara Soekarno Hatta
Hubungi Kami
arrow icon
Location icon

Medan

Branch Office

Jl. Sempurna Ujung Komp. Nusa
Sempurna No. A9 Medan Indonesia
Hubungi Kami
arrow icon
Konsultasi Gratis