
Ekspor Udang Vaname: Potensi, Cara, dan Tips Pengirimannya!
Kepopuleran udang sebagai komoditas global membuat permintaan pasar akan komoditi ini menjadi tinggi. Inilah yang membuat bisnis udang menjadi hal yang menarik dari dulu hingga saat ini.
Salah satu jenis udang yang paling potensial adalah udang vaname. Berikut potensi dari bisnis ekspor udang vaname.
Potensi Bisnis Ekspor Udang Vaname
Indonesia memiliki keuntungan tersendiri dalam bisnis ekspor udang. Hal ini karena Indonesia merupakan salah satu penghasil udang terbesar dengan kontribusi sebesar 60% dari total ekspor perikanan Indonesia.
Salah satu jenis udang yang saat ini paling berpotensi di pasar ekspor adalah udang vaname. Bisnis ekspor udang vaname ini menjadi pengganti udang windu yang menjadi udang andalan Indonesia di tahun 90-an.
Udang vaname memiliki beberapa kelebihan seperti lebih kuat terhadap penyakit dan juga virus yang menyerang udang. Selain itu, perawatan udang vaname juga lebih mudah. Perawatan yang mudah ini juga ditambah dengan pertumbuhan udang yang cepat.
Udang vaname bisa tumbuh sebesar 3 gram setiap minggunya. Dengan kecepatan pertumbuhan ini, Anda sudah bisa memanen udang vaname dalam jangka waktu 3 sampai 5 bulan saja.
Melihat hal ini, bisnis ekspor udang vaname terlihat sangat potensial. Perawatan mudah, panen cepat, dan permintaan pasar yang tinggi membuat bisnis ini sangat menarik untuk Anda jadikan sebagai bisnis andalan milik Anda.
Cara Ekspor Udang Vaname
Mulai tertarik berbisnis udang vaname? Selanjutnya Anda pasti penasaran terkait bagaimana cara mengekspor udang vaname. Hal ini perlu Anda ketahui agar Anda bisa memenuhi permintaan pasar internasional saat menjadi eksportir nanti. Berikut hal-hal yang harus Anda lakukan:
1. Mempersiapkan Udang Vaname
Hal pertama yang pasti harus Anda lakukan adalah mempersiapkan produk udang vaname yang akan Anda kirimkan dari nol. Persiapan tersebut mulai dari modal hingga lokasi budidaya udang vaname.
Untuk lokasinya, Anda tidak harus mempersiapkan lahan yang terlalu luas. Anda bisa menggunakan lahan di belakang rumah sebagai lokasi budidaya. Cukup pastikan lokasi tersebut memiliki akses listrik dan saluran air yang baik. Untuk alasnya, Anda bisa menggunakan terpal di kolam budidaya udang vaname.
Selain mempersiapkan lahan, Anda juga harus pintar-pintar dalam mencari bibit udang vaname dengan kualitas unggul. Kemudian untuk perawatannya sendiri, Anda cukup memastikan persebaran bibit udang vaname, suhu kolam, dan juga pemberian pakan yang teratur.
Untuk pemilihan udang yang sehat tidak harus Anda lakukan secara berkala. Cukup seperlunya saja.
2. Membangun Profil Bisnis Jelas
Jika lokasi pembibitan udang vaname sudah siap, Anda bisa mulai membangun profil bisnis yang jelas. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas dari bisnis ekspor udang vaname milik Anda.
Mulailah dengan mempersiapkan dokumen usaha yang jelas. Contohnya seperti dokumen badan hukum usaha seperti dokumen pendukung pendirian CV, kepemilikan sertifikat produk udang vaname, dan juga dokumen NPWP.
Dengan melengkapi dokumen semacam ini, nilai produk udang dari bisnis Anda ini bisa mengalami peningkatan.
3. Mencari Pasar Bisnis Udang
Setelah profil bisnis sudah selesai Anda siapkan, sekarang saatnya untuk mencari pasar bisnis udang. Tentukan apakah bisnis Anda ini akan berfokus untuk memenuhi permintaan impor di pasar internasional atau hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik saja.
Biasanya, pasar internasional memiliki potensi yang lebih tinggi. Apalagi di beberapa negara tetangga seperti Tiongkok, Singapura, dan Malaysia. Untuk itu, apabila Anda memutuskan untuk terjun di pasar internasional, Anda bisa memfokuskan untuk beberapa negara tersebut.
Dengan begitu, bisnis milik Anda bisa laku keras dalam jumlah besar dan tentunya keuntungan akan semakin meningkat.
4. Melengkapi Dokumen Formal
Setelah semuanya sudah Anda lakukan, hal terakhir yang harus Anda siapkan adalah dokumen-dokumen formal. Kelengkapan dokumen formal ini bertujuan untuk memperlancar kegiatan ekspor udang vaname nantinya.
Beberapa dokumen yang harus Anda lengkapi di antaranya adalah commercial invoice, rincian transaksi ekspor, garansi, proforma invoice, packing list, dan juga sertifikat produk udang vaname.
Setelah dokumen tersebut selesai Anda siapkan, kini Anda bisa dengan nyaman melakukan ekspor produk udang. Sisanya hanya perlu berfokus untuk memenuhi kuota permintaan pasar dan jugapeningkatan kualitas maupun kuantitas tiap produk udang vaname milik Anda.
Tips Pengiriman Udang Vaname agar Tetap Segar
Setelah mengetahui cara melakukan ekspor, Anda harus memahami bahwa ada beberapa tips yang harus Anda perhatikan dalam kegiatan ekspor. Hal ini bertujuan agar udang vaname tetap segar saat tiba di tempat tujuan pengiriman.
Cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan membuat udang vaname pingsan. Cara yang satu ini bisa Anda lakukan apabila Anda mengirimkan udang vaname dalam kondisi hidup agar tetap segar. Dengan cara ini, udang akan terlihat seperti mati namun sebenarnya hanya tertidur selama di perjalanan.
Pertama, Anda bisa memilih udang yang sehat terlebih dahulu. Kemudian masukkan ke bak mandi air bersih suhu rendah dengan selisih suhu sebesar 8 derajat celcius lebih rendah daripada suhu air di tambak.
Nah, suhu yang lebih rendah inilah yang akan membuat udang vaname pingsan. Setelah udang pingsan, saatnya Anda menyiapkan tempat penyimpanan udang berupa serbuk gergaji.
Gunakan serbuk gergaji yang benar-benar kering dan tidak memiliki kandungan damar. Pastikan juga serbuk sudah didinginkan di suhu 12 sampai 14 derajat celcius.
Selanjutnya, susunlah udang vaname di dalam wadah tersebut kemudian taburi lagi bagian atasnya dengan serbuk gergaji. Tambahkan juga kardus es di bagian atas untuk menjaga suhu tetap rendah. Dengan begitu, ekspor udang vaname bisa tetap segar hingga sampai di tempat tujuan.
Negara Pengimpor Udang Vaname Terbesar
Ada satu hal lagi yang harus Anda ketahui agar bisnis ekspor udang vaname bisa berjalan dengan lancar dan terus berkembang. Anda harus mengetahui beberapa negara pengimpor udang vaname terbesar.
Apabila melihat data di Badan Pusat Statistik, Anda akan menemukan bahwa di tahun 2021, Singapura menjadi negara terbesar dengan total impor hingga 1,89 juta kg. Kemudian disusul dengan
Malaysia, Tiongkok, Hongkong, dan juga Korea Selatan.
Jalankan Bisnis Ekspor Udang Vaname Sekarang Juga!
Agar bisnis udang vaname bisa lebih lancar, Anda bisa menggunakan layanan jasa ekspor dari Star Express Indonesia. Dengan layanan semacam itu, Anda bisa berfokus di pengembangan usaha udang vaname tanpa harus repot mengurusi dokumen ekspor lagi!






