MSDS (Material Safety Data Sheet) Adalah

Penjelasan MSDS: Dokumen Penting Sebelum Ekspor Impor Bahan Kimia

Pernahkan Anda mendengar tentang MSDS atau Material Safety Data Sheet? Bagi Anda yang bekerja menggunakan bahan kimia mungkin sering mendengar tentang dokumen tersebut.

Dokumen ini juga merupakan hal penting yang harus Anda pahami ketika akan melakukan ekspor impor bahan kimia. Ini merupakan dokumen yang berisi petunjuk dan informasi lengkap tentang bahan kimia tersebut.

Mengenal MSDS

MSDS atau Material Safety Data Sheet, dalam SK Menteri Perindustrian No 87/M-IND/PER/9/2009 dokumen ini disebut sebagai Lembar Data Keselamatan Bahan. Ini merupakan petunjuk yang berisi informasi tentang bahan kimia.

Informasi penting yang ada pada dokumen ini meliputi proses pembuatan, penyimpanan, pengangkutan, penggunaan, hingga pembuangan limbah dari bahan kimia tersebut.

Selain itu, di dalamnya juga akan ada informasi tentang perusahaan pembuat, bahan, komposisi bahan, identifikasi bahaya, tindakan pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan, penanggulangan, pengendalian, informasi toksikologi, perlindungan diri, bahkan sampai peraturan perundangan.

Pembuatan MSDS (Material Safety Data Sheet) ini sendiri menjadi tanggung jawab perusahaan pembuat atau manufaktur. Pada penggunaannya, baik pemasok maupun pengguna juga wajib memiliki dan memahami tentang informasi yang ada di dalamnya.

Fungsi MSDS

MSDS (Material Safety Data Sheet) adalah dokumen penting yang di dalamnya memuat berbagai hal tentang bahaya bahan kimia. Berikut fungsi dari penggunaan dokumen ini:

1. Mengoptimalkan Keselamatan Kerja

Salah satu hal penting yang menjadi fungsi MSDS (Material Safety Data Sheet) adalah masalah keselamatan kerja. Dokumen ini akan memberikan informasi bahaya apa saja yang bisa terjadi ketika menggunakan bahan kimia tersebut.

MSDS akan berisi bagaimana cara perlindungan diri ketika menggunakan atau bekerja dengan bahan kimia tersebut. Dokumen ini juga akan menginformasikan bagaimana langkah pertolongan pertama dan apa saja yang harus dilakukan jika terjadi masalah dengan bahan tersebut.

Tanpa ada dokumen ini, pekerja ataupun pengguna akan sangat rentan untuk terkena risiko yang ada.

2. Melakukan Langkah Prosedur yang Tepat

Masih berkaitan dengan bahaya yang berpotensi muncul pada bahan kimia, dokumen ini juga akan berisi informasi tentang bagaimana prosedur dan juga langkah penggunaannya yang tepat.

Tidak hanya itu, dalam dokumen ini juga akan berisi informasi tentang cara penyimpanan, pembuangan limbah, dan juga cara memindahkannya. Ini juga merupakan bagian penting dari penggunaan MSDS atau Material Safety Data Sheet.

Nantinya, dokumen ini juga akan menjadi patokan untuk tindakan dan SOP yang tepat dalam penanganan bahan kimia tersebut. Tujuan utamanya tentu saja untuk menghindarkan pengguna dari hal yang tidak diinginkan.

Isi dan Format MSDS

Pembuatan MSDS sendiri tidak bisa sembarangan, bahkan dalam informasi ini tidak boleh menyembunyikan satu pun bahaya yang bisa muncul dari bahan kimia tersebut. Pada penggunaanya, ada ketentuan yang harus dilakukan dalam pembuatan dan juga isi dari Material Safety Data Sheet ini.

Secara umum, MSDS harus mengandung informasi di bawah ini:

  • Ingredient dari semua bahan yang terkandung dalam suatu bahan kimia.
  • Bahaya kesehatan, termasuk tanda-tanda dan juga gejala jika terpapar.
  • Kondisi medis yang muncul jika terpapar.
  • Rute utama masuk ke dalam tubuh.
  • Sifat fisik dan kimia.
  • Nilai ambang batas pajanan.
  • Peringatan bahaya.
  • Prosedur pembersihan.
  • Pertolongan pertama dan juga darurat.

Selain isi, pembuatan MSDS juga memiliki format tersendiri. Di Indonesia, aturan tentang MSDS ini tertuang dalam peraturan Menteri Perindustrian Nomor 87 tahun 2009. Dalam aturan tersebut pembuatan MSDS harus mengikuti format global harmonize system.

Aturan tersebut juga menjelaskan jika MSDS harus terdiri dari 16 bagian dengan urutan sebagai berikut:

  1. Identifikasi senyawa tunggal atau campuran.
  2. Identifikasi bahaya.
  3. Informasi tentang komposisi dan bahan penyusun senyawa tunggal.
  4. Tindakan pertolongan pertama.
  5. Tindakan pemadaman kebakaran.
  6. Penanggulangan jika terjadi kebocoran.
  7. Penanganan dan penyimpanan.
  8. Kontrol jika terjadi paparan atau cara perlindungan diri.
  9. Sifat fisik dan kimia.
  10. Stabilitas dan reaktivitas.
  11. Informasi teknologi.
  12. Informasi ekologi.
  13. Pertimbangan pembuangan ataupun pemusnahan.
  14. Informasi transportasi, berkaitan dengan pemindahan bahan tersebut.
  15. Segala sesuatu yang berkaitan dengan regulasi penggunaan bahan tersebut.
  16. Informasi lain yang diperlukan.

Ingin Ekspor dan Impor Bahan Kimia dengan Aman?

Jika Anda tertarik untuk melakukan ekspor atau impor bahan kimia, maka pastikan juga Anda memahami aturan tentang MSDS atau Material Safety Data Sheet ini. Selain itu, pastikan juga rekanan Anda sebagai penyedia jasa pengiriman tidak melupakan akan hal ini.

Untuk itu, jika Anda mencari jasa impor maupun jasa pengiriman yang sudah berpengalaman untuk menangani pengiriman bahan kimia, maka layanan Star Express Indonesia merupakan solusinya.

Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun mengirimkan berbagai barang dengan tujuan ekspor dan impor, Star Express Indonesia juga berpengalaman untuk masalah pengurusan dokumen terkait barang tersebut.

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, Anda bisa menghubungi kontak Star Express Indonesia untuk melakukan diskusi.

Apa itu MSDS?

MSDS adalah Material Safety Data Sheet, atau jika merujuk pada SK Menteri perindustrian, hal ini biasa disebut dengan Lembar Data Keselamatan Bahan. Ini merupakan lembar petunjuk yang berisi informasi tentang bahan kimia, mulai dari sifat kimia, fisik, jenis bahaya yang bisa timbul, cara penanganan, tindakan khusus saat darurat, cara pembuangan, dan informasi lain yang diperlukan.

Siapa yang bertanggung jawab membuat MSDS?

Pembuatan MSDS (Material Safety Data Sheet) merupakan tanggung jawab pembuat bahan kimia tersebut. Jika Anda pengguna, maka berhak untuk mendapatkan MSDS dari pihak pemasok, meskipun pihak pemasok bukan pembuat atau manufaktur bahan kimia tersebut. Pihak pemasok wajib menyediakan MSDS dari bahan kimia yang mereka distribusikan yang mereka dapatkan dari pihak manufaktur. Pihak pengguna juga memiliki kewajiban untuk menyediakan MSDS ini di tempat kerja ataupun area yang mudah terlihat dan diketahui karyawan. Di samping itu, pihak perusahaan juga wajib memberikan training tentang MSDS ini kepada karyawan agar mereka mengetahui dan memahami MSDS tersebut

Mengapa perlu MSDS?

Dokumen ini merupakan sumber informasi penting mengenai sifat bahan kimia yang berbahaya, seperti mudah terbakar, beracun, korosif, mudah meledak, dan lainnya. MSDS ini juga akan memberikan informasi tentang cara penanganan jika terjadi kecelakaan dengan bahan kimia tersebut. Hal lainnya, dalam dokumen ini juga mengandung segala informasi yang terkait cara penggunaan, cara penyimpanan, dan juga pembuangan limbah bahan tersebut. Termasuk didalamnya cara perlindungan diri dari paparan.

Bagaimana penggunaan MSDS di Indonesia?

Dari segi aturan, pemerintah menetapkan jika MSDS ini harus berbahasa Indonesia agar lebih mudah dipahami. Jika MSDS tersebut menggunakan bahasa asing, maka pemasok bertanggung jawab untuk menerjemahkan dokumen tersebut. Selanjutnya, para pekerja ataupun pengguna akan mendapatkan pelatihan tentang bagaimana membaca, menggunakan, memahami, dan menginterpretasikan dokumen tersebut agar tidak terjadi salah paham. Dokumen MSDS ini juga harus ditempatkan di area yang mudah dilihat dan terjangkau. Sebisa mungkin, penempatannya berada di area dekat dengan bahan kimia tersebut.
Bagikan artikel ini:

Related Post

apa manfaat ekspor bagi wirausaha

Apa Manfaat Ekspor bagi Wirausaha dalam Ekspansi Bisnis?

Penasaran apa manfaat ekspor bagi wirausaha dan sebesar apa pengaruhnya? Artikel ini akan mengupas tuntas tentang hal tersebut. Yuk, simak!
permalink
Cara Bisnis Ekspor Untuk Pemula Tanpa Modal!

Cara Mulai Bisnis Ekspor Untuk Pemula, Bisa Tanpa Modal!

Apakah Anda tertarik untuk melakukan bisnis ekspor? Berikut ini beberapa cara bisnis ekspor tanpa modal yang bisa Anda terapkan!
permalink
Cara Kirim Barang ke Malaysia dari Indonesia Pakai Ekspedisi

Cara Kirim Barang ke Malaysia dari Indonesia Pakai Ekspedisi

Anda ingin kirim barang ke Malaysia tapi bingung bagaimana caranya? Jangan khawatir karena artikel ini akan menjelaskan tahapan lengkapnya!
permalink
Location icon

Kota Tangerang

Head Office

Jl. Marsekal Surya Dharma
Internasional Airport Soekarno Hatta
Hubungi Kami
arrow icon
Location icon

Bandara Soekarno - Hatta

Main Office

Gedung JPT I Room DO3 Area Kargo
Bandara Soekarno Hatta
Hubungi Kami
arrow icon
Location icon

Medan

Branch Office

Jl. Sempurna Ujung Komp. Nusa
Sempurna No. A9 Medan Indonesia
Hubungi Kami
arrow icon
Konsultasi Gratis