Peraturan Bea Cukai Indonesia Tentang Barang Bawaan Penumpang

  • Peraturan Bea Cukai Indonesia Tentang Barang Bawaan Penumpang

    Peraturan Bea Cukai Indonesia Tentang Barang Bawaan Penumpang

    Starexpressindonesia.com, Tangerang – Perlu bagi Anda untuk mengetahui peraturan bea cukai Indonesia ketika ingin membawa barang dari luar negeri ataupun untuk kebutuhan import bisnis. Peraturan bea cukai Indonesia juga membantu Anda yang ingin membawa barang yang dibeli dari luar negeri. Beberapa regulasi atau peraturan bea cukai Indonesia akan memberikan penjelasan basic untuk barang bawaan yang bisa saja menjadi polemik. Membawa barang dari dan dalam luar negeri memang terlihat sangat mudah, namun tidak sampai disitu saja, ada beberapa hal yang memang di atur dalam Dasar Hukum Peraturan Keuangan Nomor: 188/PMK.04/2010 Tentang: Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang, Awak Sarana Pengangkut, Pelintas Barang, dan Barang Kiriman.

    Definisi :

    • Barang pribadi penumpang adalah barang yang dibawa oleh setiap orang yang melintasi perbatasan wilayah negara dengan menggunakan sarana pengangkut, tidak termasuk barang yang dibawa awak sarana pengangkut atau pelintas batas.
    • Barang pribadi penumpang yang tiba sebelum atau setelah kedatangan penumpang, dapat dibuktikan kepemilikannya dengan menggunakan paspor dan boarding pass yang bersangkutan.
    • Barang awak sarana pengangkut adalah barang yang dibawa oleh setiap orang yang karena sifat dan pekerjaannya harus berada dalam sarana pengangkut dan datang bersama sarana pengangkutnya.
    • Customs Declaration (CD) adalah pemberitahuan pabean atas barang impor yang dibawa penumpang atau awak sarana pengangkut.
    • Barang dagangan adalah barang yang menurut jenis, sifat dan jumlahnya tidak wajar untuk keperluan pribadi, diimpor untuk diperjualbelikan, barang contoh, barang yang akan digunakan sebagai bahan baku atau bahan penolong untuk industri, dan/atau barang yang akan digunakan untuk tujuan selain pemakaian pribadi.

     

    Barang yang tiba sebelum atau sesudah kedatangan penumpang.

    Barang pribadi penumpang yang tiba sebelum atau sesudah kedatangan penumpang dapat disebut sebagai Barang Pribadi Penumpang sepanjang dapat dibuktikan kepemilikannya dengan menggunakan paspor dan boarding pass yang bersangkutan serta tidak melebihi batasan waktu kedatangan yang dipersyaratkan dalam ketentuan,yaitu:

    • Paling lama 30 (tiga puluh) hari sebelum kedatangan penumpang, dan/atau 60 (enam puluh) hari setelah kedatangan penumpang. Untuk penumpang yang menggunakan sarana pengangkut laut; atau
    • Paling lama 30 (tiga puluh) hari sebelum kedatangan penumpang, dan/atau 15 (lima belas) hari setelah penumpang tiba. Untuk penumpang yang menggunakan sarana pengangkut udara.

    Beberapa peraturan bea cukai Indonesia lainnya bisa Anda peroleh dari News Blog starexpressindonesia.com.

    *sumber berita dan informasi “Bea Cukai Official” beacukai.go.id

    Leave a comment

    Required fields are marked *